Description
Ketika Duka Tak Lagi Dirayakan dengan Tangis
Berduka kerap kali menjadi satu hal yang paling ditakuti dan dihindari, tetapi berduka adalah realitas yang tak bisa kita tolak. Perjalanan setiap orang dalam memaknai duka selalu berbeda-beda, tetapi ada satu hal yang paling universal dalam duka, yaitu lahirnya keindahan dalam memaknai hidup. Selepas berduka, kita akhirnya belajar menghargai waktu, setiap momen kecil akan terasa begitu berarti, dan apa pun yang tersisa menjadi sangat berharga.
Buku ini lahir sebagai bagian dalam perjalanan menghayati sebuah kedukaan, melalui puisi-puisi dan prosa dalam buku ini, setiap orang diajak untuk berhenti sejenak, merenung, barang kali menangis, lalu kembali melanjutkan hidup. Puisi-puisi dan prosa dalam buku ini adalah kepingan duka yang dirangkai menjadi makna, sehingga berduka tak selalu dirayakan dengan tangis, ada puisi tentang cinta, alam, kerapuhan, kegelisahan, hingga absurditas kehidupan; semua hadir sebagai keindahan perjalanan di tengah masa-masa berduka.











Reviews
There are no reviews yet.