Description
Antologi Puisi 101 Rasa Cinta
Menulis puisi ternyata bisa membuka kenangan lama yang sekian tahun tersimpan dalam memori rasa di dalam hati, seperti dalam beberapa judul puisi yang sebentar lagi pembaca nikmati dalam bait-bait puisi dalam buku ini. Diawali 10 puisi karya Hendro Yulianto yang terinspirasi dari Tembang-Tembang Macapat, lalu disusul oleh puisi-puisi karya Eni Turahmi dengan tema asmara dan beberapa judul dari Emi Masitah mengenang sosok ayah, sosok yang selama itu sangat menginspirasi dan tema-tema lain tentang kegelisahan dan kepedulian namun hanya tersurat dalam judul puisi dari karya Iis Purwati. Dan masih banyak lagi dari Soenarso tentang keindahan alam desa, Yuli…. dengan ungkapan kasih sayang kepada keluarga terutama anak-anaknya dan masih banyak lagi. Apresiasi yang sangat luar biasa kepada para penulis puisi di tengah kesibukan rutinitas mengajar masih bisa menyempatkan waktu untuk menghayal dan menciptakan sebuah karya sastra.
Kepada pembaca saran dan kritik sangat diharapkan untuk memberikan motivasi kepada para penulis. Dan kepada para sastrawan yang membaca buku kumpulan puisi ini masukan tentang cara menulis puisi yang baik adalah harapan demi membangkitkan semangat mereka untuk selalu berkarya. Terima kasih kepada semua yang terlibat dalam penyusunan buku ini, semoga buku ini memberi nilai tersendiri bagi penulis dan memberikan sumbang karya demi peningkatan literasi di lingkungan sekolah utamanya. Semoga Allah SWT memberikan keberkahan kepada kita semua. Aamiin
Sebagai informasi tambahan kunjungi juga rumah kami di https://selatmedia.com/wp-admin/post-new.php?post_type=product https://play.google.com/books/publish/a/16873735639190879701#home











Reviews
There are no reviews yet.