Description
Biru Mencair di Balik Beku
Biru, sang tokoh utama di cerita buku ini, yang menampilkan wajah perempuan dengan tampang maskulin. Dipercaya sebagai perempuan yang serba bisa oleh teman-temannya. Biarpun begitu, ada banyak hal yang dikeluhkan oleh gadis ini. Biru sering memikirkan sesuatu secara berlebihan.
Biru selalu fokus memandang kebahagiaan orang lain, sehingga ia sendiri lupa bagaimana menciptakan cara buat bahagia? Tuhan pun tak kehabisan cara untuk membuatnya tersadar bahwa dirinya layak bahagia. Tuhan menghadirkan Bagus dan Rama di kehidupannya, dua bocah pengamen jalanan, yang Biru temui saat ia tiba di kota rantau pertama kalinya.
Bersama Bagus dan Rama, Biru ikut ngamen. Dari sana Biru mengerti makna bahagia yang sesungguhnya. Dengan mensyukuri apa yang sudah diberikan oleh Tuhan, salah satu caranya.
Namun, ada beberapa hal yang membuatnya kembali overthinking. Perlakuan teman-teman kelasnya yang sering membedakan dia dengan perempuan lain yang lebih feminine membuatnya makan hati hampir setiap hari. Biru merasa bahwa dia keren dengan perbandingan itu, tetapi di sisi yang lain dia juga merasa sedih. Dia merasa bahwa dia juga perlu diperlakukan dengan cara yang sama. Dia juga perempuan. Dari sana, berangkatlah Biru menata hidupnya dengan caranya yang baru.
Buku ini mengantarkan pembaca menemani perjalanan Biru dalam mencari sumber ketenangan, kebahagiaan, dan penerimaan diri di puncak keikhlasan. Bukan selalu tentang kesedihan, ada banyak part cerita yang menampilkan canda tawa, juga gurauan. Seru deh, yuk para pembaca dibeli ya bukunya!
Sebagai informasi tambahan kunjungi juga rumah kami di https://selatmedia.com/wp-admin/post-new.php?post_type=product https://play.google.com/books/publish/a/16873735639190879701#home











Reviews
There are no reviews yet.