Description
Goyah: Vertigo Visual sebagai Metode Estetis
“Vertigo visual dapat dibongkar. Ia dapat dipahami, dan dari pemahaman itu ia dapat disusun kembali menjadi bahasa visual.”
Kalimat itu sesungguhnya bukan hanya tesis utama buku ini. Ia juga merupakan pernyataan yang menandai keberanian seorang seniman untuk menempuh jalan yang jarang dipilih. Di tengah ke hidupan yang sibuk menghindari rasa takut, Nofrizaldi justru me milih tinggal lebih lama di dalamnya. Ia tidak berusaha melarikan diri dari pengalaman yang membuat tubuhnya goyah, melainkan membongkarnya lapis demi lapis, mengujinya melalui praktik ar tistik, mempertemukannya dengan teori, dan akhirnya mengubah nya menjadi sebuah metode estetis. Di situlah letak keistimewaan buku ini. Kita hidup pada zaman ketika hampir semua hal didorong menuju kepastian. Algoritma menyukai keteraturan. Pasar menginginkan sesuatu yang mudah dikenali. Bahkan seni pun sering kali didorong menjadi semakin rapi, semakin mudah dijelaskan, dan semakin mudah dikonsumsi. Padahal pengalaman manusia justru tumbuh dari wilayah yang sebaliknya. Hidup dipenuhi ambiguitas. Ingatan bekerja secara ganjil. Tubuh menyimpan sesuatu yang bahkan tidak sanggup dije laskan oleh bahasa.











Reviews
There are no reviews yet.