Description
Kabel Kusut Kota
Puisi-puisi dalam antologi puisi Kabel Kusut Kota karya Nando Anwar menyajikan berbagai rupa dunia yang dialaminya. Berbagai ranah kehidupan yang dijumpai dan dialami Nando disajikan dalam rupa tatanan metafora yang apik dan ringan. Permainan diksi dan tipografi memperkaya keanekaragaman fenomena alam yang dijumpainya. Puisi “Di Lapak Mainan”, “Monyet Menoreh”,”Bumi Kusut”,”Meniup Lilin Hujan”,”Nur dari Kulonprogo”, dan ”Ampas Teh” menyajikan sebagian tarian imaji Nando dalam mengapresiasi fenomena alam yang dijumpainya melalui irama rindu, harapan, kritik, pujian, sedih, bangga. ”Ringan tetapi berisi”, itulah yang perlu disematkan dalam antologi puisi Kabel Kusut Kota karya Nando Anwar. Selamat hanyut dalam menikmati Kabel Kusut Kota. Salam Sastra Budaya.
Sebuah sajak perjalanan
Yang menghargai setiap langkah dan perasaan
Tanpa mengerti sepenuhnya
Apa yang telah dilewati
Dari jendela keret yang cepat berlalu
Atau bahkan suasana kota yang berubah-ubah
Di sini ‘Kabel Kusut Kota’
Melihatnya untuk menghargainya
Dalam bentuk kata-kata
Sebagai informasi tambahan kunjungi juga rumah kami di https://selatmedia.com/wp-admin/post-new.php?post_type=product https://play.google.com/books/publish/a/16873735639190879701#home











Reviews
There are no reviews yet.