Description
Satu Meja yang Sama
Dunia sastra merupakan representasi realitas, bahkan tiruan jika menggunakan sudut pandang mimesis. Ia menangkap realitas yang dirasakan penulisnya, lalu melahirkan kebaruan melalui proses kreatif yang dilakukan sang penulis. Oleh karenanya, kita bisa menelusuri, realitas apa yang berada di sekeliling penulis melalui karyanya.
Begitu juga cerpen-cerpen dalam buku ini, bertebaran cerita yang begitu dekat dengan realitas sekitar kita. Cerpen “Di Tengah Lampu Merah” rasa-rasanya bukanlah pemandangan asing bagi kita, seorang waria yang menari untuk mengumpulkan pundi-pundi rupiah. Melalui proses kreatifnya, penulis mengolah realitas itu menjadi sebuah kebaruan, yakni menelusuri bagaimana sebuah mimpi tumbuh dari sosok yang dipandang “aneh” oleh masyarakat. Kesukaan tokoh Mudrik terhadap “ngibing” bukanlah semata hanya kenakalannya, tetapi mengenai bagaimana ia mencari jati diri.
Sebagai informasi tambahan kunjungi juga rumah kami di https://selatmedia.com/wp-admin/post-new.php?post_type=product https://play.google.com/books/publish/a/16873735639190879701#home











Reviews
There are no reviews yet.