Senyap di Punggung Ancala

Rp88,000

Category Tag

Best seller of the week

Description

Senyap di Punggung Ancala

Di sebuah tanah tak bertuan bernama Ancala, langit tak pernah berubah dan luka merah di ufuk timur tak pernah sembuh. Nona dan Tuan bertemu kembali di sana—tempat di mana rumput menelan kata-kata, pohon tanpa bayang menyimpan rahasia, dan angin datang tanpa suara.

Mereka berbincang tanpa benar-benar berkata, memandang luka langit tanpa tahu siapa yang menorehkannya. Lambang-lambang hadir—angka, daun, seruling, kupu-kupu—semuanya tanda dari sesuatu yang hilang, sesuatu yang pernah mereka miliki, tapi tak bisa kembali.

Ini bukan kisah jawaban, melainkan kisah penantian yang membatu; tentang kata-kata yang datang terlambat, cinta yang tak pernah tiba, dan luka yang tak pernah diakui. Sebuah cerpen tentang kehilangan, kesunyian, dan kehadiran yang perlahan berubah jadi ruang.

Sebagai informasi tambahan kunjungi juga rumah kami di https://selatmedia.com/wp-admin/post-new.php?post_type=product https://play.google.com/books/publish/a/16873735639190879701#home

Additional information

Penulis

Desi Candrayani

Jenis Kertas

Bookpaper 57 gram

Jumlah Halaman

vi + 112 halaman

Ukuran

14 x 21 cm

Kategori

Sastra

ISBN

978-634-7131-94-2

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Senyap di Punggung Ancala”

Your email address will not be published. Required fields are marked *