Menaklukkan Penulisan Artikel Ilmiah

Menaklukkan Penulisan Artikel Ilmiah

Kebanyakan kampus kini mencantumkan persyaratan konversi skripsi mahasiswa menjadi sebuah artikel ilmiah, guna mendaftar wisuda. Terkait publikasinya, setiap kampus memiliki kebijakannya sendiri. Misalnya, di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Jakarta, ketentuan ini diterbitkan dalam Surat Keputusan pada tahun 2017 lalu, dengan tujuan meningkatkan kualitas akademik di bidang penelitian, serta meningkatkan jumlah publikasi kalangan mahasiswa, khususnya mahasiswa FEB.

Sementara di Universitas Negeri Semarang (UNNES), ketentuan pembuatan artikel ilmiah juga diadakan. Khususnya di jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, mahasiswa diwajibkan melampirkan bukti submit artikel ilmiah dari skripsi mahasiswa pada Jurnal Nasional, guna syarat mengajukan sidang skripsi. Mengutip dari artikel yang diunggah oleh laman Universitas Pasundan, disebutkan beberapa manfaat publikasi artikel ilmiah, di antaranya ialah pembuktian kompetensi dan portfolio, serta memperdalam pemahaman di bidang ilmu tertentu.

Kadang kala, mengkonversi hasil penelitian berupa skripsi menjadi artikel ilmiah menjadi tantangan. Apalagi jika skripsi yang dihasilkan memiliki ratusan halaman. Jika kamu sedang mengalami kendala serupa, mungkin buku yang ditulis Budiarto ini akan membantu. Berjudul Metodologi Penelitian: Panduan Menulis Artikel, buku ini akan mengupas tuntas bagaimana cara menyusun artikel ilmiah dengan baik. Mulai dari menulis riset, menulis latar belakang, metode penelitian, hingga pada bagian tengah dan akhir artikel ilmiah, yakni pembahasan beserta saran.

Budiarto menjelaskan bahwa buku ini ditulis dengan tujuan memberikan panduan pada peneliti pemula yang akan menyelesaikan tugas akhir, atau menyusun naskah publikasi. Buku ini akan menyajikan informasi bagaimana peneliti memulai penelitian, sampai pada penyajian akhir sebuah riset. peneliti akan dipandu dari awal, mulai dari pemilihan tema yang cocok, menyusun pendahuluan, hingga pada melakukan analisis dan menyusun pembahasan sampai kesimpulan.

Untuk artikel ini, mari membahas bagaimana cara menulis latar belakang yang baik untuk sebuah artikel ilmiah. Budiarto menuliskan pada bab buku ini, bahwa menulis latar belakang merupakan tahapan paling sulit. Hal ini dikarenakan apa yang akan ditulis pada bagian ini merupakan pintu masuk bagi peneliti lain untuk memutuskan melanjutkan atau menghentikan kegiatan membaca naskah. Melalui bagian ini, peneliti harus menyampaikan alasan mengapa penelitian yang dilakukan masih menarik untuk diteliti.

Menulis latar belakang akan lebih mudah dan lancar dilakukan jika sudah melakukan telaah literatur, sehingga peneliti mengetahui arah penelitian yang akan dilakukan. Struktur penelitian baik kuantitatif maupun kualitatif, biasanya diawali dengan menulis fenomena empiris, kemudian dilanjutkan dengan rasionalisasi variabel, tujuan penelitian dan alasan penelitian. Sementara itu, menulis fenomena dapat dilakukan setelah peneliti menentukan tema penelitian, atau lebih spesifik adalah variabel penelitian yang akan diuji.

Menurut Budiarto, penting bagi peneliti untuk menulis fenomena yang didasarkan pada riset empiris. Fenomena sebaiknya bukan dari opini penulis atau berdasarkan sumber yang tidak jelas validi tasnya seperti media sosial, web bisnis, blog atau sumber lain yang meragukan. Peneliti dapat menggunakan web resmi pemerintah yang berisi data-data sebagai dasar menulis fenomena penelitian. Fenomena sebaiknya menggunakan beberapa sumber empiris agar lebih dapat digeneralisasi, dengan minimal tiga sumber empiris.

Ketika menulis latar belakang, kita juga perlu menulis rasionalisasi variabel. Dijelaskan dalam buku ini, rasionalisasi variabel ialah paragraf ke dua setelah peneliti menulis fenomena penelitian pada latar belakang masalah. Rasionalisasi variabel akan menjawab pertanyaan mengapa variabel dependen dan independen masih penting untuk diteliti. Selanjutnya, yang perlu dilakukan saat menulis latar belakang ialah menulis alasan penelitian.

Alasan penelitian atau motivasi penelitian adalah substansi paling penting yang terdapat dalam latar belakang penelitian. Riset pada level konfirmasi teori biasanya menggunakan alasan penelitian yaitu bahwa hasil temuan riset sebelumnya yang tidak konsisten, dengan rangkuman hasil penelitian sebelumnya. Kesimpulan untuk konsistensi hasil penelitian dapat dirangkum menjadi satu kalimat meskipun variabel yang digunakan adalah berbeda.

Terakhir, yang perlu dilakukan kala menulis latar belakang ialah menulis perbedaan dengan penelitian sebelumnya. Perbedaan penelitian merupakan perbedaan empiris yang didukung dengan fakta bukan hanya opini penulis. Perbedaan penelitian tidak hanya memindahkan objek penelitian dari Kota A ke Kota B, atau dari Kabupaten A ke Kabupaten B, tetapi harus diikuti oleh penjelasan empiris. Perbedaan penelitian ini menarik karena dapat menunjukkan keunggulan penelitian dibandingkan riset sebelumnya. Perbedaan penelitian dapat berupa perbedaan data, perbedaan metode, perbedaan variabel dan perbedaan alat analisis.

Selain memberikan penjelasan yang detail mengenai bagaimana menulis artikel ilmiah yang baik, buku ini juga memberikan pertanyaan dalam setiap babnya untuk memperdalam pemahaman kita mengenai materi yang telah disampaikan dalam buku ini. Tak hanya pertanyaan, di bagian akhir setiap bab penulis juga memberikan ringkasan, sehingga poin-poin penting dalam materi sudah terangkum, dan memudahkan pembaca jika membutuhkan informasi tersebut secara cepat. Penulis juga memberikan banyak tips untuk membuat artikel ilmiah dengan baik. Oleh karenanya, buku ini akan memandu pembaca dengan baik kala mengalami kebingungan dalam menulis artikel ilmiah.

Metodologi Penelitian: Panduan Menulis Artikel

BLOG

Related Articles

COMMENT

Post a Comments

A lectus ac pulvinar tincidunt accumsan. Ullamcorper dolor at lectus ac, sed facilisis hac. Molestie aliquam ut blandit nibh vulputate lectus in sit. Egestas in dolor dui purus tincidunt eget cras nisl est aliquam ut blandit nibh vulputate lectus ullamcorper.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *