Eksistensi Perawat Tak Kurang dari Dokter

Eksistensi Perawat Tak Kurang dari Dokter

Sering kali ketika kita dirawat di rumah sakit, kita meremehkan kehadiran perawat. Mendengar keadaan mengenai pasien, kita sering kali harus berbicara dengan dokter, dan meremehkan penjelasan perawat. Padahal, jika dilihat dari jam kehadiran, perawat tentunya yang banyak mendampingi pasien yang dirawat di rumah sakit. Berbeda dengan dokter yang sering kali hanya hadir saat visit yang dilakukan tak lebih dari lima kali dalam sehari.

Fenomena ini dipotret oleh Siyahailatua dalam artikel yang diunggah oleh Tempo. Hal ini disebutkan oleh Siyahailatua sebagai tantangan perawat, atau sering kali dipanggil sebagai suster. Pasien sering menganggap bahwa hanya dokter yang bisa menangani para pasien, padahal dalem prakteknya, suster atau perawat juga telah dibekali oleh banyak ilmu terkait pertolongan dini untuk pasien.

Oleh karenanya, buku yang ditulis oleh Silaban dengan judul Asuhan Keperawatan Medikal Bedah, akan membantu, baik pasien atau perawat dalam menangani pasien. Perawat tak hanya mendampingi pasien yang dirawat di rumah sakit secara fisik saja, tetapi ia juga bisa melakukan tindakan-tindakan medis, seperti yang dijelaskan dalam buku yang ditulis oleh Silaban ini.

Buku ini mengandung banyak asuhan keperawatan pada berbagai penyakit, seperti ulus peptikum, gastroenteritis, hemoroid, gastritis, thypus abdominalis, hingga gangguan pada sistem pengindraan, seperti infeksi pada mata, infeksi telinga, retinoblastoma, dan asuhan keperawatan intra dan post-operatif. Detail dari buku ini tentunya akan membantu perawat, atau bahkan pasien, dalam memahami tindakan medis yang dilakukan para perawat.

Perawat tak hanya mengikuti anjuran dokter, tetapi dengan ilmu yang telah mereka peroleh sebelumnya, perawat juga dapat merawat pasien dengan lebih baik lagi. Seperti contohnya dalam asuhan keperawatan ulus peptikum. Perawat harus mengkaji identitas klien, atau pasien terlebih dahulu. Setelah mengkaji identitas klien mulai dari nama, umur, jenis kelamin, pendidikan, alamat, dan sebagainya, maka selanjutnya ialah keluhan utama.

Pasien dengan gangguan pada ulkus peptikum biasanya akan mengeluh nyeri tumpul, seperti tertusuk, atau sensasi terbakar di epigastrium tengah, atau di punggung. Setelah menganalisis keluhan utamanya, maka perawat akan mendata riwayat kesehatan klien, atau pasien. Riwayat ini tak hanya kesehatan pada sekarang, tetapi juga riwayat pada kesehatan dahulu, juga riwayat penyakit keluarga, riwayat psikososial, dan aktivitas sehari-hari.

Selanjutnya perawat akan menganalisis pola nutrisi dan cairan (gejalanya mual atau muntah, apakah minum air dengan cukup, dan sebagainya), pola eliminasi (riwayat pendarahan), pola personal hygiene, dan sebagainya. Melalui pemeriksaan awal yang dilakukan perawat, maka langkah selanjutnya akan dilakukan dokter dengan pemeriksaan lebih baik.

Buku ini ditulis oleh Jojor Silaban, yang memiliki latar belakang keperawatan yang baik. ia merupakan alumni kelima dari Akper Depkes RI Medan, dan menyelesaikan pendidikan D4 Perawat Pendidik di Universitas Sumatera Utara. Selanjutnya, Silaban juga menempuh Pendidikan Magister Kesehatan Masyarakat di STIKeS Helvetia Medan. Ia telah berkarir di dunia akademik, atau pendidikan sejak tahun 1994 hingga 2001, dan sejak 2001 hingga sekarang, ia bekerja menjadi dosen di Akper Pemkab Dairi yang akhirnya berubah nama menjadi Kemenkes Poltekkes Medan, di Prodi D3 Keperawatan Dairi.

Melalui latar belakang yang mumpuni, maka pembaca, baik sebagai pasien atau perawat dapat mengambil ilmu yang baik dari buku ini. Buku ini akan memberikan pasien mengenai ilmu tentang perawat, bahwa perawat yang lebih sering berada di sisi pasien, juga merawat pasien dengan lebih baik lagi. Untuk para perawat, maka buku ini akan memberikan ilmu yang lebih lagi terkait asuhan keperawatan terhadap berbagai penyakit, mulai dari penyakit dalam, hingga penyakit luar yang bisa dilihat secara telanjang mata, seperti benda asing yang masuk dalam mata, dan sebagainya.

BLOG

Related Articles

COMMENT

Post a Comments

A lectus ac pulvinar tincidunt accumsan. Ullamcorper dolor at lectus ac, sed facilisis hac. Molestie aliquam ut blandit nibh vulputate lectus in sit. Egestas in dolor dui purus tincidunt eget cras nisl est aliquam ut blandit nibh vulputate lectus ullamcorper.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *