Lika-liku Dunia Usaha

“Jadi pengusaha. S2 masa enggak berani jadi pengusaha, ya. Masih mau ngelamar kerja? Jadi pengusaha aja, ya,” — Gibran Rakabuming Raka

Kutipan di atas sempat viral pada tahun 2023 di media sosial. Kalimat ini sontak mendapat berbagai respons dari netizen. Netizen menilai kalimat yang diucapkan Gibran sangat angkuh dan tidak menjawab persoalan yang ditanyakan, yaitu mengenai lapangan pekerjaan yang sulit dan banyaknya permainan orang dalam.

Tempo merangkum beberapa respons netizen Indonesia terhadap pernyataan Gibran ini dalam artikel Gibran Minta Milenial Jadi Pengusaha, Netizen: Coba Kasih Solusi Bukan Keangkuhan. Salah satu respons netizen yang tercatat dalam artikel ini diutarakan oleh akun @Maiimine. Ia menuliskan, “Maksud dari pertanyaan tersebut adalah bagaimana pemerintah mengatasi hal tersebut, bukan ditujukan untuk subjek yang bertanya. Sebagai Cawapres pertanyaan tersebut sebaiknya mengarah ke solusi yang kompleks dan universal bukan yang simpel dan terbatas.”

Rizka Dewi Ayu., dkk, dalam artikel Gibran Minta Milenial jadi Pengusaha tapi Bisnisnya Malah Banyak yang Mandek, mencoba membandingkan kalimat yang diucapkan Gibran lalu, dengan kenyataannya, yaitu usaha yang dijalankan Gibran. Namun, kenyataannya beberapa dari bisnis usaha yang dibuka anak sulung Jokowi itu justru tutup. Beberapa bisnis tersebut ialah PT Siap Selalu Mas (Ngedrink dan Kemripik), Goola (minuman tradisional), Madhang Indonesia (layanan pesan-antar makanan rumahan), dan Tugas Negara Bos (jas hujan dan kaos T-shirt).

Kasus ini menunjukkan bahwa menjadi pengusaha sebenarnya tidaklah semudah itu. Dewi dan Mulyona dalam artikel Resiko yang Dihadapi Seorang Wirausaha, menyebutkan bahwa dalam menjalani setiap usaha, pasti akan ada resiko yang dihadapi. Resiko diartikan sebagai kemungkinan mengalami kerugian atau kegagalan karena tindakan atau peristiwa tertentu. Namun, resiko kerugian atau kegagalan dapat diminimalisasi dengan pemahaman mengenai ekonomi, usaha, hingga bisnis dengan lebih baik lagi.

Buku Teks Pendampingan Bisnis Retail kiranya akan cocok sebagai pilihan bacaan bagi pembaca yang ingin mulai terjun menjadi pengusaha. Buku ini akan berfokus pada usaha retail. Wahyuningsih dan Tarsini selaku penulis, akan memberikan penjabaran yang detail terkait apa yang harus pembaca pahami sebelum terjun ke dalam bisnis retail. Retail, dijelaskan dalam buku ini, adalah semua kegiatan yang melibatkan penjualan barang atau jasa secara langsung pada konsumen akhir untuk penggunaan pribadi, baik kebutuhan secara individu maupun keluarga dan bukan bisnis.

Wahyuningsih dan Tarsini tak semata-mata langsung menjelaskan usaha retail, isinya, sistemnya, dan sebagainya. Namun, penulis mengajak pembaca memahami lebih awal mengenai konsep dasar ekonomi, hingga aspek komunikasi yang penting dalam menjalankan bisnis. Penulis menjabarkan mulai dari pengertian ekonomi dan ilmu ekonomi, permasalahan ekonomi, hingga memahami model juga pelaku ekonomi, dan perilaku konsumen dan produsen pada bab Konsep Dasar Ekonomi.

Aspek penting dalam usaha selanjutnya ialah marketing atau pemasaran. Penulis menjabarkan aspek ini secara detail, mulai dari struktur dan bentuk pasar, promosi, pengembangan produk baru, memperkuat merek, hingga harga jual. Menariknya, penulis juga menambahkan aspek paling penting selanjutnya, yaitu terkait komunikasi dengan pelanggan dan bagaimana memahami kebutuhan pelanggan. Kedua hal ini disampaikan dalam dua bab yang berbeda, sehingga pembaca dapat memahami dengan lebih jelas karena penyampaian materi oleh penulis menjadi lebih detail.

Setelahnya, penulis baru menjabarkan terkait usaha retail, yang berkaitan dengan prosesnya, promosi, hingga usaha yang serupa dengan retail, yaitu usaha atau bisnis waralaba (franchise). Penulis tak hanya menjelaskan mengenai sistem usaha retail, tetapi memberikan penjelasan yang lebih detail dengan menjelaskan karakteristiknya, kegiatan utama dari retail, manajemen pergudangan, hingga pembagian pekerjaan dalam usaha retail.

Penulis juga menyisipkan uji kompetensi dalam setiap bab di dalam buku ini. Uji kompetensi tersebut terdiri dari pilihan ganda dan uraian panjang. Meski di awal penulis menyebutkan bahwa buku ini dapat dipergunakan sebagai bahan ajar SMK kejuruan di bidang bisnis dan manajemen. Namun, bahasa lugas dan sederhana yang digunakan penulis dalam buku ini memungkinkan bahwa buku ini dapat dibaca oleh masyarakat umum, dalam rangka memahami terkait usaha retail dan dunia kewirausahaan.

Sesuai judulnya, buku ini dapat menjadi buku pendamping bagi pembaca yang ingin memulai usaha retail, ataupun pembaca yang ingin memahami lebih jauh terkait dunia retail. Uji kompetensi yang ada dalam tiap babnya akan membantu pembaca memahami lebih baik terkait materi yang ada dalam buku ini. Selain itu, penulis menyampaikan materi dalam buku ini dengan gaya bahasa yang sederhana dan lugas, sehingga memungkinkan masyarakat umum untuk mengakses dan membaca buku ini. Buku ini akan menjadi bacaan yang tepat bagi untuk memahami dunia wirausaha, khususnya pada usaha atau bisnis retail.

BLOG

Related Articles

COMMENT

Post a Comments

A lectus ac pulvinar tincidunt accumsan. Ullamcorper dolor at lectus ac, sed facilisis hac. Molestie aliquam ut blandit nibh vulputate lectus in sit. Egestas in dolor dui purus tincidunt eget cras nisl est aliquam ut blandit nibh vulputate lectus ullamcorper.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *